Lestarikan Budaya Jawa, PGRI Banyumas Gelar Lomba Macapat Sambut HUT ke-81 dan HGN 2026 - PGRI KABUPATEN BANYUMAS

Breaking

IKLAN

Iklan

Sabtu, 10 Oktober 2026

Lestarikan Budaya Jawa, PGRI Banyumas Gelar Lomba Macapat Sambut HUT ke-81 dan HGN 2026

BANYUMAS– Pengurus Daerah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Banyumas menggelar Lomba Macapat Putra dan Putri dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PGRI sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2026 yang berlangsung penuh khidmat dan meriah pada Sabtu, 10 Oktober 2026.


Kegiatan pelestarian seni dan budaya daerah ini menjadi pembuka dari seluruh rangkaian agenda perayaan HUT PGRI dan HGN tingkat Kabupaten Banyumas tahun ini.


Ketua Panitia Lomba Macapat, Yatimah, S.Pd., menyampaikan bahwa penyelenggaraan ajang ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga dan melestarikan warisan tradisi nembang Jawa di lingkungan pendidik.


Ia menjelaskan bahwa kegiatan lomba hari ini merupakan tindak lanjut langsung dari Pelatihan Nembang Macapat PGRI Kabupaten Banyumas yang telah sukses diselenggarakan sebelumnya pada Sabtu, 29 Agustus 2026.


Menurut Yatimah, momen peringatan HUT PGRI ke-81 dan HGN 2026 menjadi kesempatan yang sangat tepat untuk menumbuhkan kembali kecintaan para tenaga pendidik terhadap seni tradisional Macapat.


Ajang kompetisi ini diperuntukkan bagi para guru, tenaga kependidikan, serta anggota aktif PGRI yang tersebar di seluruh wilayah Cabang PGRI se-Kabupaten Banyumas.


Antusiasme peserta tergolong sangat tinggi, di mana kategori Lomba Macapat Putri diikuti oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan dari 25 cabang PGRI.


Sementara itu, untuk kategori Lomba Macapat Putra diikuti oleh 24 orang peserta perwakilan dari 24 cabang PGRI se-Kabupaten Banyumas.


Yatimah berharap pelaksanaan ajang budaya tersebut dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses dari awal hingga akhir serta membawa keberkahan.


"Semoga kegiatan Lomba Macapat dalam rangka HUT PGRI ke-81 dan HGN 2026 pada hari ini berjalan lancar, sukses, dan mendapat ridho dari Allah SWT," doa Yatimah, S.Pd. saat memberikan laporan panitia.


Secara resmi, kegiatan dibuka langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi tinggi semangat para pendidik yang tetap konsisten memelihara kebudayaan lokal di tengah era modernisasi.


"Lomba Macapat ini merupakan lomba pertama dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN Tahun 2026," tutur Sarno, S.Pd., S.H., M.Si. saat memberikan sambutan pembuka.


Suasana pembukaan semakin berkesan dan menginspirasi ketika Ketua PGRI Kabupaten Banyumas tersebut turut melantunkan tembang Macapat Mijil secara langsung di hadapan para hadirin dan peserta.


Untuk memastikan penilaian berjalan secara objektif dan professional, panitia menghadirkan tiga dewan juri ahli di bidangnya, yaitu Sungging Suharto (Budayawan Banyumas), Tatang Hartono, S.Sn. (Guru SMK N 3 Banyumas), dan Hafidz Panji Laksono, S.Sos. (Staf Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas).


Setelah melalui proses penjurian yang ketat, kategori Putra menobatkan perwakilan dari Cabang Gumelar sebagai Juara 1, disusul Purwokerto Selatan sebagai Juara 2, dan Pekuncen meraih Juara 3.


Adapun pada kategori Putri, persaingan berlanjut hingga menetapkan perwakilan dari Cabang Sumpiuh sebagai Juara 1, Cabang Kembaran sebagai Juara 2, serta Cabang Kedungbanteng yang berhasil mengamankan posisi Juara 3.


TAFT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan