Memperkuat Solidaritas dan Kesejahteraan Guru: PGRI Ranting Purwojati Gelar Rapat Kerja Tahun 2026 - PGRI KABUPATEN BANYUMAS

Breaking

IKLAN

Iklan

Kamis, 03 September 2026

Memperkuat Solidaritas dan Kesejahteraan Guru: PGRI Ranting Purwojati Gelar Rapat Kerja Tahun 2026



PURWOJATI, BANYUMAS - Pengurus dan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ranting Purwojati menggelar agenda Rapat Kerja (Raker) Organisasi bertempat di SD Negeri 2 Purwojati pada Rabu (2/9/2026) siang. Kegiatan yang dimulai tepat pukul 13.30 WIB ini diikuti oleh 43 anggota yang terdiri dari pengurus, dewan pembina ranting dan cabang, serta jajaran guru dari empat sekolah dasar di wilayah Purwojati. Raker ini diselenggarakan guna memperkuat tali silaturahmi antar pendidik, menyusun program penataan organisasi, serta mengevaluasi capaian kinerja dan perlindungan profesi guru secara menyeluruh. 


Suasana pembukaan rapat kerja berlangsung khidmat dan tertib di bawah arahan pembawa acara Noviana Nurvita Devi, S.Pd. Seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PGRI dengan penuh semangat dipandu oleh dirigen Efi Kurnia Setiyaningsih, S.Pd., dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar PGRI yang dipimpin oleh Ernawati, S.Pd.SD., M.Pd. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pembina dan pimpinan cabang, di antaranya Dewan Pembina PGRI Ranting Purwojati Karsiti, S.Pd.SD. dan Galih Latiano, S.Pd.I., serta Ketua PGRI Cabang Purwojati Rois Sunanto, S.Pd. bersama Dewan Pembina PGRI Cabang Purwojati Aris Hidayatno, S.P. 


Dalam sambutan pembukanya, Ketua PGRI Ranting Purwojati, Sodiqun Wahab, S.Pd.SD., menekankan pentingnya keseimbangan antara tugas utama mengajar dan pengabdian dalam organisasi profesi.

"Tugas utama seorang guru memang mengajar dan membimbing siswa di sekolah. Namun, berorganisasi merupakan kegiatan mulia yang membangun komunitas untuk saling berbagi, bersilaturahmi, serta menjalankan amanat hirarki organisasi PGRI di atasnya. PGRI Ranting Purwojati sendiri menaungi pendidik dari empat sekolah, yakni SDN 1 Purwojati, SDN 2 Purwojati, SDN 3 Purwojati, dan SDN Klapasawit," ujar Sodiqun Wahab. 


Ia yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Rakeran PGRI Ranting Purwojati menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Ketua PGRI Cabang Purwojati dan Dewan Pembina PGRI Cabang Purwojati. Pihaknya merasa bersyukur karena mendapatkan bimbingan, arahan strategis, serta bekal berharga dalam menjawab berbagai permasalahan yang dikonsultasikan oleh jajaran anggota di tingkat ranting.


Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Purwojati, Rois Sunanto, S.Pd., menggarisbawahi komitmen organisasi dalam mengawal permasalahan hukum, perlindungan, dan kesejahteraan anggota di lapangan.

"Permasalahan guru sebagai bagian dari anggota PGRI perlu ditindaklanjuti dan didampingi secara serius sehingga dapat menemukan solusi dan membuat guru merasa nyaman dalam bekerja. Namun dari hasil evaluasi, di PGRI Ranting Purwojati baru 12 orang yang mengikuti program Dana Setia Kawan (Danset). Kami sangat berharap seluruh anggota dapat bergabung dalam Danset ini sebagai wujud prinsip saling menjaga antar sesama guru," tegas Rois Sunanto. 


Lebih lanjut, Rois mengimbau agar sosialisasi dan penggalangan keanggotaan PGRI terus digalakkan secara masif di lingkungan sekolah. Langkah ini penting agar rekan-rekan guru maupun tenaga kependidikan (tendik) yang belum terdaftar dapat segera bergabung. Menurutnya, perjuangan PGRI adalah perjuangan kolektif untuk membela hak-hak guru dan tendik, di mana organisasi akan terus mengupayakan perlindungan hukum yang maksimal serta peningkatan kesejahteraan hidup para pendidik. 


Dewan Pembina PGRI Cabang Purwojati, Aris Hidayatno, S.P., memberikan arahan dan motivasi mendalam terkait perkembangan regulasi kepegawaian dan jenjang karir bagi guru PPPK maupun PNS.

"Guru harus tekun agar tekan (sampai pada tujuan). Proses dari PPPK Paruh Waktu bertahap menjadi PPPK Penuh Waktu, hingga dari PPPK Penuh Waktu berkesempatan mengikuti tes PNS membutuhkan kesabaran dan usaha yang konsisten. Di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas sudah ada formasi jabatan di tiap satuan pendidikan. Kondisi di Purwojati saat ini terdata Guru Pertama lebih dari 2 orang, Guru Muda 2 orang, dan Guru Madya 2 orang," papar Aris Hidayatno. 


Aris menjelaskan bahwa kondisi peta jabatan tersebut perlu disesuaikan kembali agar tata kelola kepegawaian di setiap sekolah tertata rapi. Hal ini penting guna memastikan seluruh guru mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti Uji Kompetensi (Ukom) maupun jenjang kenaikan pangkat. Ia juga menegaskan kepada para peserta rapat bahwa proses mutasi pegawai bukanlah bentuk hukuman, melainkan langkah penataan dan pemerataan kualitas pendidikan.


Dalam sesi pelaporan kegiatan organisasi, dipaparkan berbagai rekam jejak program kerja yang telah berhasil dilaksanakan sejak pelaksanaan Rapat Anggota Ranting dan pelantikan pengurus pada Oktober 2025 lalu.


"PGRI Ranting Purwojati aktif berpartisipasi dalam rapat PGRI, peringatan Hari Guru Nasional, workshop dan seminar Artificial Intelligence (AI), kegiatan jalan sehat, hingga pendataan validasi anggota. Dari kegiatan tersebut, hasil nyata yang diperoleh adalah terjalinnya koordinasi yang baik antara pengurus dan anggota, meningkatnya partisipasi, bertambahnya wawasan teknologi anggota, serta prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 Lomba Festival Guru dan TU," ungkap pengurus dalam laporan resminya. 


Memasuki sesi evaluasi dan rencana kerja ke depan, rapat menyepakati beberapa poin perbaikan, di antaranya peningkatan koordinasi antaranggota, penguatan dokumentasi di setiap kegiatan sebagai bahan laporan organisasi, serta penyusunan program kerja ranting secara lebih terencana dan terjadwal. Di samping itu, transparansi keuangan dilaporkan secara terbuka di mana kas PGRI Ranting Purwojati ditutup dengan saldo akhir sebesar Rp4.144.500,-. Keuangan tersebut bersumber dari iuran rutin anggota dan dialokasikan untuk operasional rapat, perlombaan HGN, biaya transportasi, serta kegiatan bakti sosial anggota. 


Seluruh rangkaian acara Rapat Kerja PGRI Ranting Purwojati berakhir pada pukul 15.00 WIB dan ditutup secara resmi dengan pengucapan lafal hamdalah bersama-sama. Suasana keakraban dan kekeluargaan tampak jelas saat seluruh peserta rapat, jajaran pembina, dan tamu undangan saling berjabat tangan mengakhiri kegiatan tersebut dengan semangat baru untuk memajukan organisasi.


Kontributor: Neysha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan