PURWOJATI – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ranting SMPN 1 Purwojati menggelar Rapat Kerja Ranting (Rapran) pada Kamis (13/8/2026) di Aula SMPN 1 Purwojati. Kegiatan tahunan yang dimulai pukul 13.26 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus dan anggota untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja selama satu periode sekaligus merumuskan langkah strategis organisasi ke depan. Rapran diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Syukur Waluyo agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Selain menjadi forum pertanggungjawaban organisasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi internal, mempererat silaturahmi, serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan profesionalisme guru dan memberikan kontribusi positif bagi sekolah maupun masyarakat.
Ketua PGRI Ranting SMPN 1 Purwojati, Agung Nugroho Dwi Pamungkas, menegaskan bahwa laporan akhir tahun harus ditempatkan sebagai instrumen evaluasi, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif organisasi. Melalui laporan tersebut, seluruh pengurus dan anggota dapat melihat secara objektif dinamika organisasi, capaian program, berbagai kendala yang masih dihadapi, serta peluang perbaikan yang dapat dilakukan pada periode berikutnya. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang selama satu periode telah menunjukkan komitmen, dedikasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah organisasi. Menurutnya, evaluasi secara terbuka akan menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang semakin tertata, solid, dan berintegritas.
“Melalui laporan yang disajikan hari ini, kita dapat melihat sejauh mana dinamika dan capaian yang telah kita raih bersama. Laporan akhir tahun ini menjadi pijakan penting bagi kita semua untuk melangkah lebih baik, lebih solid, dan semakin berintegritas di kemudian hari,” tegas Agung Nugroho Dwi Pamungkas. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus serta anggota atas kebersamaan dan dukungan yang telah diberikan sehingga berbagai agenda organisasi dapat terlaksana. Baginya, keberhasilan PGRI ranting tidak dapat dilepaskan dari partisipasi seluruh anggota yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan organisasi profesi guru.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Rapran juga datang dari pihak SMPN 1 Purwojati. Wakil Kepala SMPN 1 Purwojati, Sugeng, yang hadir mewakili kepala sekolah, menyambut baik pelaksanaan forum tersebut. Ia menilai keberadaan organisasi profesi seperti PGRI memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menjadi ruang bagi para pendidik untuk saling memberikan penguatan dalam menghadapi berbagai tuntutan pendidikan. Pihak sekolah juga menyadari bahwa dalam pelaksanaan program masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki melalui evaluasi dan masukan konstruktif dari berbagai pihak, termasuk PGRI Cabang Purwojati.
“Kami menyadari bahwa pelaksanaan program kerja sekolah maupun ranting masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami sangat terbuka dan memohon bimbingan serta masukan konstruktif dari Pengurus PGRI Cabang Purwojati demi perbaikan kinerja ke depan,” ungkap Sugeng. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya hubungan sinergis antara organisasi profesi dan satuan pendidikan. Kolaborasi yang sehat dinilai dapat menciptakan suasana kerja yang semakin kondusif serta mendukung peningkatan mutu pelayanan pendidikan kepada peserta didik.
Ketua PGRI Cabang Purwojati, Rois Sunanto, S.Pd., turut memberikan arahan sekaligus apresiasi terhadap kinerja PGRI Ranting SMPN 1 Purwojati. Meskipun tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan karena terdapat agenda lain yang berlangsung bersamaan, ia menilai ranting tersebut telah menunjukkan semangat yang baik dalam mengawali pelaksanaan program pada tahun pertama kepengurusan. Menurut Rois, konsistensi pengurus ranting dalam menjalankan kegiatan menjadi bagian penting dari kekuatan organisasi secara keseluruhan. Ia juga mengingatkan bahwa soliditas di tingkat ranting akan memperkuat koordinasi dengan pengurus cabang serta membuka ruang lebih luas bagi anggota untuk terlibat dalam berbagai program PGRI.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus Ranting SMPN 1 Purwojati yang telah giat dan sukses mengawali putaran pertama di tahun pertama kepengurusan ini. Semangat ini harus terus dijaga,” tutur Rois Sunanto. Ia berharap semangat tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan Rapran, tetapi terus diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada anggota. Menurutnya, organisasi yang aktif harus mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan nyata guru sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Rois juga menyampaikan sejumlah agenda strategis yang akan dikembangkan di tingkat PGRI Cabang Purwojati dan membutuhkan partisipasi aktif seluruh ranting. Di antaranya adalah rencana pelaksanaan kegiatan donor darah secara rutin antaranggota PGRI sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus penguatan solidaritas kemanusiaan. Selain itu, PGRI Cabang Purwojati juga menyiapkan program penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Agenda tersebut menunjukkan bahwa keberadaan PGRI tidak hanya berorientasi pada kepentingan internal profesi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi antara cabang dan ranting menjadi semakin penting agar program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Kami berharap seluruh ranting dapat terus aktif berkoordinasi dan mengambil bagian dalam program-program cabang. Donor darah dan kegiatan bantuan sosial merupakan bentuk nyata bahwa PGRI hadir bukan hanya untuk anggota, tetapi juga untuk masyarakat. Semangat kepedulian seperti ini perlu terus kita tumbuhkan karena kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur, melainkan juga pada kepedulian dan kebersamaan seluruh anggotanya,” ujar Rois Sunanto.
Pelaksanaan Rapran PGRI Ranting SMPN 1 Purwojati menjadi momentum untuk menyatukan kembali langkah seluruh pengurus dan anggota dalam menjalankan amanah organisasi. Evaluasi terhadap program kerja memberikan gambaran mengenai capaian yang telah diraih sekaligus menjadi dasar untuk menentukan prioritas kegiatan berikutnya. Melalui forum yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut, peserta juga memiliki kesempatan memperkuat komunikasi, menyampaikan gagasan, serta menyusun langkah yang lebih terarah. Semangat musyawarah menjadi bagian penting agar setiap program yang direncanakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan anggota dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Rapran ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan persepsi dan memperkuat komitmen. Kami berharap seluruh anggota terus menjaga kekompakan, saling mendukung, serta bersama-sama mengembangkan organisasi agar semakin bermanfaat. Apa yang telah baik harus dipertahankan, sedangkan kekurangan harus menjadi bahan pembelajaran untuk perbaikan,” ungkap Agung Nugroho Dwi Pamungkas.
Dengan terselenggaranya Rapran tersebut, PGRI Ranting SMPN 1 Purwojati menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme anggota, dan membangun kontribusi yang lebih luas bagi dunia pendidikan serta masyarakat. Evaluasi program kerja menjadi pijakan untuk menyusun langkah berikutnya secara lebih terarah, sementara sinergi antara ranting, cabang, dan sekolah menjadi kekuatan utama dalam menghadapi dinamika pendidikan. Melalui semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan konsistensi menjalankan program, PGRI Ranting SMPN 1 Purwojati diharapkan mampu terus berkembang sebagai organisasi profesi yang aktif, solid, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.
Kontributor: Neysa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar