Kokohkan Amanah, Perkuat Organisasi: Konkercab PGRI Lumbir Tegaskan Komitmen Guru Mengawal Masa Depan Pendidikan - PGRI KABUPATEN BANYUMAS

Breaking

IKLAN

Iklan

Rabu, 05 Agustus 2026

Kokohkan Amanah, Perkuat Organisasi: Konkercab PGRI Lumbir Tegaskan Komitmen Guru Mengawal Masa Depan Pendidikan

 




LUMBIR - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Lumbir menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) Masa Bakti XXIII Tahun Pertama di Gedung KPRI Dwija Usaha Lumbir, Rabu (5/8/2026). Forum yang merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI tersebut menjadi momentum strategis bagi jajaran pengurus untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban, mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun pertama, sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi agar semakin adaptif dalam menjawab dinamika dunia pendidikan. Kegiatan berlangsung khidmat, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan dengan dihadiri unsur PGRI Kabupaten Banyumas, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lumbir, Korwilcam Dindik Lumbir, serta pengurus PGRI ranting dari berbagai satuan pendidikan di Kecamatan Lumbir.


Konferensi kerja dihadiri Wakil Ketua III PGRI Kabupaten Banyumas Eko Purnomo, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Lumbir Carso, Koordinator Korwilcam Dindik Lumbir Arifin Nur Hayadi, Ketua PGRI Cabang Lumbir Sugino, Ketua Panitia Tasirin, serta seluruh pengurus PGRI ranting se-Kecamatan Lumbir. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara organisasi profesi guru, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang semakin berkualitas. Selain menjadi forum evaluasi, Konkercab juga menjadi ruang musyawarah yang memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk menyampaikan pandangan, kritik konstruktif, serta rekomendasi demi memperkuat eksistensi organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada anggota.


Ketua Panitia Konkercab, Tasirin, menegaskan bahwa pelaksanaan konferensi kerja bukan sekadar memenuhi agenda tahunan organisasi, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab moral pengurus kepada seluruh anggota. Menurutnya, setiap program yang telah dilaksanakan harus dipertanggungjawabkan secara terbuka agar menjadi dasar penyempurnaan kebijakan pada masa mendatang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus, dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.


"Konferensi Kerja Cabang merupakan amanat konstitusi organisasi yang telah diatur dalam AD/ART PGRI. Forum ini menjadi wahana pertanggungjawaban organisasi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja yang telah dijalankan selama satu tahun pertama masa bakti pengurus. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik," ujar Tasirin.


Ketua PGRI Cabang Lumbir, Sugino, dalam laporan pertanggungjawabannya menjelaskan bahwa penyelenggaraan Konferensi Kerja Cabang merupakan bentuk refleksi organisasi sekaligus komitmen pengurus dalam menjaga tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa organisasi profesi guru memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan sehingga setiap program yang telah dilaksanakan harus dievaluasi bersama untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anggota. Menurutnya, evaluasi yang dilakukan secara terbuka akan menjadi modal penting dalam menyusun program kerja yang lebih relevan dengan kebutuhan guru dan perkembangan kebijakan pendidikan.


"Pengurus menyelenggarakan Konferensi Kerja Cabang sebagai bentuk refleksi sekaligus tanggung jawab kepada seluruh anggota PGRI Cabang Lumbir. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang telah direncanakan dapat dievaluasi bersama sehingga organisasi terus berkembang dan memberikan manfaat bagi anggota. Evaluasi ini menjadi pijakan untuk memperkuat peran PGRI sebagai organisasi profesi yang mampu menjawab tantangan pendidikan saat ini maupun di masa depan," kata Sugino.


Suasana konferensi semakin hangat ketika Sekretaris Kecamatan Lumbir, Carso, yang baru mengemban amanah di Kecamatan Lumbir, memperkenalkan diri kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar dapat menjalin komunikasi dan kolaborasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk PGRI yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah, tetapi memerlukan dukungan seluruh organisasi profesi dan masyarakat.


"Saya masih baru bertugas di Kecamatan Lumbir. Mohon bimbingan dan kerja samanya agar kami dapat berkolaborasi dengan seluruh organisasi yang ada di Lumbir, salah satunya PGRI. Saya berharap sinergi yang baik ini mampu mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ungkap Carso.


Apresiasi terhadap pelaksanaan konferensi juga disampaikan Wakil Ketua III PGRI Kabupaten Banyumas, Eko Purnomo. Dalam sambutannya sekaligus saat membuka kegiatan secara resmi, ia menilai bahwa Konferensi Kerja Cabang merupakan forum yang sangat penting untuk memperkuat silaturahmi, mengevaluasi capaian organisasi, sekaligus membangun komunikasi dua arah antara pengurus cabang dan pengurus kabupaten. Ia menegaskan bahwa PGRI Kabupaten Banyumas membuka ruang seluas-luasnya bagi setiap cabang untuk menyampaikan berbagai aspirasi, gagasan, maupun masukan sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang semakin kuat, adaptif, dan berpihak kepada kepentingan anggota.


"Konferensi kerja ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum evaluasi kinerja organisasi. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi pengurus cabang untuk memberikan masukan kepada PGRI Kabupaten agar organisasi terus berkembang sesuai harapan anggota. Tetap jaga semangat kebersamaan dan jalankan organisasi sesuai regulasi sehingga PGRI semakin kuat dari tingkat cabang hingga pusat," tegas Eko Purnomo.


Usai pembukaan, konferensi dilanjutkan dengan tiga tahapan sidang pleno yang berlangsung tertib, terbuka, dan demokratis. Sidang Pleno I mengesahkan tata tertib persidangan serta jadwal acara sebagai pedoman pelaksanaan konferensi. Sidang Pleno II membahas laporan pertanggungjawaban pengurus beserta laporan keuangan organisasi yang kemudian menjadi bahan telaah seluruh peserta. Sementara itu, Sidang Pleno III menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan umum, usulan, kritik, serta rekomendasi terhadap program kerja organisasi. Dinamika diskusi yang berkembang menunjukkan tingginya kepedulian para pengurus dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, serta menyelaraskan program cabang dengan kebijakan PGRI tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat.


Berakhirnya seluruh rangkaian sidang pleno menandai selesainya Konferensi Kerja Cabang PGRI Cabang Lumbir Masa Bakti XXIII Tahun Pertama dengan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis sebagai arah pelaksanaan program pada tahun berikutnya. Lebih dari sekadar agenda organisasi, konferensi ini mempertegas komitmen seluruh pengurus untuk menjaga profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan amanah organisasi. Dengan semangat kolaborasi, musyawarah, dan pengabdian yang terus dipelihara, PGRI Cabang Lumbir optimistis mampu menjadi organisasi profesi yang semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan guru, meningkatkan kualitas layanan kepada anggota, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kecamatan Lumbir dan Kabupaten Banyumas.


Kontributor: Suripto Infokom PGRI Lumbir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan