Hari Belajar Guru KKG Guru Kelas Tambak Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Mutu Pembelajaran - PGRI KABUPATEN BANYUMAS

Breaking

IKLAN

Iklan

Senin, 03 Agustus 2026

Hari Belajar Guru KKG Guru Kelas Tambak Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Mutu Pembelajaran



TAMBAK– Kelompok Kerja Guru (KKG) Guru Kelas IV, V, dan VI se-Korwilcam Dindik Kecamatan Tambak menggelar kegiatan Hari Belajar Guru di Kecamatan Tambak, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi, berbagi praktik baik, serta memperkuat budaya belajar berkelanjutan demi peningkatan mutu pendidikan.

Ketua K3S Kecamatan Tambak, Markoni, S.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa forum KKG memiliki peran penting sebagai sarana pengembangan diri dan peningkatan kualitas pembelajaran. Ia menegaskan bahwa guru perlu terus aktif mengikuti berbagai kegiatan profesional.


“KKG merupakan wadah yang sangat baik untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kompetensi demi kemajuan pendidikan,” ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan Hari Belajar Guru sebagai momentum memperkuat semangat belajar sepanjang hayat. Menurutnya, profesionalisme guru harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin berkembang. “Mari kita terus belajar dan berinovasi agar dapat memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik,” katanya.


Korwilcam Dindik Kecamatan Tambak, H. Untung Iswanto, S.IP., M.M., menyampaikan materi mengenai empat kompetensi guru yang meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Ia menjelaskan bahwa keempat kompetensi tersebut merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. 


“Guru yang profesional harus mampu mengembangkan seluruh kompetensinya secara seimbang dan berkelanjutan,” tuturnya.


Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi guru akan berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran di kelas. Menurutnya, guru memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi masa depan yang unggul dan berkarakter. 

“Ketika kompetensi guru meningkat, maka kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik juga akan semakin baik,” jelasnya.


Sementara itu, Pengawas Korwilcam Dindik Tambak, Prio Wibowo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pengantar kegiatan sekaligus memaparkan materi pokok Hari Belajar Guru. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran saat ini menuntut guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kurikulum dan kebutuhan peserta didik. 

“Guru perlu memahami arah kebijakan pendidikan agar pembelajaran yang dirancang tetap relevan dan bermakna,” ungkapnya.


Dalam paparannya, Prio menjelaskan pentingnya memahami struktur kurikulum sebagai dasar dalam merancang pembelajaran. Ia menyebut bahwa kurikulum menjadi pedoman yang harus dipahami secara menyeluruh oleh setiap guru. 

“Pemahaman terhadap struktur kurikulum akan membantu guru menyusun pembelajaran yang lebih terarah dan sistematis,” katanya.


Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penguatan kegiatan kokurikuler sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, kegiatan kokurikuler harus dirancang selaras dengan tujuan pembelajaran di kelas. 

“Kokurikuler bukan pelengkap semata, tetapi bagian penting dalam mengembangkan potensi dan karakter peserta didik,” jelasnya.


Prio juga memaparkan konsep pembelajaran mendalam atau deep learning yang saat ini menjadi salah satu pendekatan penting dalam proses belajar. Ia menegaskan bahwa pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. 

“Pembelajaran yang bermakna harus mampu mendorong peserta didik berpikir, memahami, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menjelaskan berbagai strategi pembelajaran yang dapat diterapkan guru agar proses belajar menjadi lebih aktif dan menyenangkan. Menurutnya, kreativitas guru sangat menentukan keberhasilan pembelajaran di kelas. 

“Guru perlu terus mengeksplorasi berbagai strategi agar peserta didik terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran,” katanya.


Dalam sesi berikutnya, peserta juga mendapatkan kajian pedagogik yang memperkuat pemahaman mengenai praktik pembelajaran yang efektif. Ia menyampaikan bahwa penguasaan aspek pedagogik menjadi salah satu kunci keberhasilan guru dalam mendampingi peserta didik. 

“Pedagogik yang baik akan membantu guru memahami kebutuhan belajar setiap peserta didik secara lebih tepat,” tuturnya.


Kegiatan tersebut juga membahas pengembangan perangkat ajar sebagai bekal guru dalam merancang pembelajaran yang berkualitas. Prio menekankan bahwa perangkat ajar harus disusun secara kontekstual dan berpihak pada kebutuhan peserta didik. 

“Perangkat ajar yang baik akan memudahkan guru mewujudkan pembelajaran yang efektif dan berdampak,” ujarnya.


Melalui kegiatan Hari Belajar Guru ini, para peserta diharapkan semakin termotivasi untuk terus belajar, berkolaborasi, dan berinovasi dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik. 


*Infokom TCT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan