PURWOJATI - Komitmen membangun organisasi yang profesional, mandiri, dan berorientasi pada pelayanan anggota kembali ditegaskan dalam Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) Tahun Pertama Masa Bakti XXIII PGRI Cabang Purwojati yang digelar di Aula Korwilcam Dindik Purwojati, Kamis (30/7/2026). Forum tahunan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun pertama sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi pada tahun kedua masa bakti. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu dihadiri jajaran Pengurus PGRI Kabupaten Banyumas, pengurus cabang, pengurus ranting, serta perwakilan anggota yang bersama-sama membangun komitmen memperkuat soliditas organisasi demi peningkatan kesejahteraan guru dan kemajuan pendidikan di Kecamatan Purwojati.
Acara dipandu oleh Nesya Dika Putri selaku pembawa acara dan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Galih Latiano. Dalam laporannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya konferensi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang telah hadir. Galih juga mengakui bahwa pelaksanaan Konkercab tahun ini menjadi pengalaman pertamanya sebagai ketua panitia, sehingga ia menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan kegiatan. Meski demikian, semangat kebersamaan dan dukungan dari seluruh panitia membuat seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan tamu undangan yang telah mendukung terselenggaranya Konferensi Kerja Cabang ini. Sebagai pengalaman pertama saya menjadi ketua panitia, tentu masih terdapat berbagai kekurangan. Untuk itu saya memohon maaf, sekaligus berharap kegiatan ini mampu menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan PGRI Cabang Purwojati," ujar Galih Latiano.
Konferensi Kerja Cabang kemudian dibuka secara resmi oleh perwakilan PGRI Kabupaten Banyumas, Eko Purnomo. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas perkembangan organisasi yang ditunjukkan PGRI Cabang Purwojati, khususnya dalam pengelolaan keuangan organisasi. Menurutnya, keberhasilan pengurus mengembangkan sumber pendanaan melalui sistem kemitraan merupakan inovasi yang layak menjadi contoh bagi cabang lain. Strategi tersebut dinilai mampu memperkuat kemandirian organisasi tanpa menambah beban iuran anggota, sehingga organisasi memiliki ruang yang lebih luas untuk menjalankan berbagai program pelayanan dan pengembangan profesi guru.
"Terobosan seperti ini patut menjadi inspirasi karena mampu menjaga keberlangsungan organisasi tanpa membebani anggota. Saya berharap PGRI Cabang Purwojati terus berkembang menjadi organisasi yang semakin solid, maju, profesional, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya," ungkap Eko Purnomo.
Memasuki agenda utama, persidangan berlangsung melalui lima sidang pleno yang dilaksanakan secara demokratis dan penuh semangat musyawarah. Sidang Pleno I membahas serta mengesahkan tata tertib dan jadwal persidangan sebagai dasar pelaksanaan konferensi. Pada Sidang Pleno II, Ketua PGRI Cabang Purwojati, Rois Sunanto, memaparkan laporan pelaksanaan program kerja tahun pertama Masa Bakti XXIII. Dalam laporannya disampaikan bahwa organisasi berhasil merealisasikan tujuh program utama yang mencakup peningkatan partisipasi anggota, penguatan kelembagaan, pengembangan profesi dan karier guru, kegiatan kerohanian, hingga bantuan sosial bagi anggota. Berbagai program tersebut terlaksana berkat sinergi yang kuat antara pengurus cabang, pengurus ranting, dan seluruh anggota.
Salah satu capaian yang memperoleh perhatian dan apresiasi peserta adalah keberhasilan pengurus mengoptimalkan aset tanah dan gedung milik PGRI melalui kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lokasi penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kerja sama tersebut membuka sumber pendapatan baru bagi organisasi sehingga kewajiban iuran ke tingkat kabupaten dapat dipenuhi tanpa membebani anggota. Inovasi tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan aset secara produktif mampu memperkuat kemandirian organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan kepada anggota.
"Alhamdulillah, seluruh program kerja tahun pertama Masa Bakti XXIII berhasil kami realisasikan dengan tingkat ketercapaian mencapai 100 persen. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara pengurus cabang, pengurus ranting, dan seluruh anggota. Kami berharap semangat kolaborasi ini terus terjaga sehingga program-program pada tahun kedua dapat terlaksana dengan hasil yang lebih baik lagi," tutur Rois Sunanto saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban.
Persidangan selanjutnya diisi dengan pembahasan laporan pelaksanaan program kerja tahun pertama sekaligus pemaparan rancangan program kerja tahun kedua. Suasana sidang berlangsung komunikatif dengan berbagai pandangan, kritik, dan usulan yang disampaikan peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan organisasi. Salah satu masukan datang dari Yulia Kurnianingsih, perwakilan Ranting Karangtalun Kidul, yang mengusulkan agar Kartu Tanda Anggota (KTA) PGRI segera dicetak dan didistribusikan kepada seluruh anggota. Menurutnya, keberadaan KTA memiliki arti penting sebagai identitas resmi yang memberikan kepastian hak dan kewajiban setiap anggota dalam organisasi.
Selain membahas program kerja, forum juga menyepakati perubahan susunan Tim Verifikasi Keuangan untuk tahun mendatang. Berdasarkan hasil musyawarah, tim verifikasi akan berasal dari SMP Negeri 1 Purwojati, Ranting Karangtalun Kidul, dan Ranting TK sebagai bentuk pemerataan keterlibatan unsur organisasi dalam pengawasan pengelolaan keuangan. Setelah melalui pembahasan yang konstruktif, seluruh peserta menerima laporan pelaksanaan program kerja tahun pertama sekaligus mengesahkan rancangan program kerja tahun kedua sebagai pedoman organisasi. Konferensi Kerja Cabang Tahun Pertama Masa Bakti XXIII pun menjadi tonggak penting bagi PGRI Cabang Purwojati untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan. Dengan semangat kolaborasi, transparansi, dan gotong royong yang mengiringi jalannya konferensi, PGRI Cabang Purwojati optimistis mampu melangkah lebih kuat menuju organisasi yang semakin profesional, mandiri, dan bermanfaat bagi dunia pendidikan.
Kontributor: Megawati Purwaningrum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar