Kokohkan Soliditas, Satukan Langkah: Konkercab PGRI Cabang Banyumas Tegaskan Komitmen Mewujudkan Guru Bermutu untuk Indonesia Maju - PGRI KABUPATEN BANYUMAS

Breaking

IKLAN

Iklan

Rabu, 29 Juli 2026

Kokohkan Soliditas, Satukan Langkah: Konkercab PGRI Cabang Banyumas Tegaskan Komitmen Mewujudkan Guru Bermutu untuk Indonesia Maju





BANYUMAS - Semangat memperkuat organisasi dan meningkatkan profesionalisme guru kembali digaungkan dalam Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) Tahun Pertama Masa Bakti XXIII PGRI Cabang Banyumas yang digelar pada Rabu (29/7/2026) di Aula Korwilcam Dindik Banyumas. Mengusung tema "Melalui Konferensi Kerja Cabang Wujudkan Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat", forum tahunan tersebut menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program organisasi, menyusun arah kebijakan baru, sekaligus memperkokoh sinergi antarpengurus dan anggota dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pengurus Cabang PGRI Banyumas bersama perwakilan dari 17 PGRI ranting se-Cabang Banyumas, serta Pengurus PGRI Kabupaten Banyumas yang dipimpin Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., didampingi Sekretaris PGRI Kabupaten Banyumas, Yusep Kurniawan, S.Pd., M.Pd.


Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Sugiman, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya konferensi kerja. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Konkercab merupakan buah dari kolaborasi seluruh unsur organisasi yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan PGRI dan dunia pendidikan. Ia berharap seluruh rangkaian sidang dapat berjalan lancar, menghasilkan keputusan terbaik, serta menjadi pijakan kuat dalam melaksanakan program organisasi yang lebih efektif dan berdampak bagi anggota. Kehadiran para pengurus dari seluruh ranting menunjukkan tingginya komitmen untuk terus menjaga eksistensi organisasi sebagai wadah perjuangan guru.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Konferensi Kerja Cabang ini dapat terselenggara dengan baik. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi serta kemajuan pendidikan di Banyumas," ujar Sugiman saat membuka laporan kepanitiaan.


Dukungan terhadap penyelenggaraan konferensi juga disampaikan jajaran Korwilcam Dindik Banyumas. Mewakili Koordinator Korwilcam Dindik Banyumas, Pengawas Hayatun Hikmah, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa konferensi kerja memiliki arti penting sebagai forum refleksi sekaligus sarana menyusun langkah organisasi ke depan. Menurutnya, evaluasi terhadap program yang telah dijalankan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan yang lebih relevan dengan kebutuhan anggota dan perkembangan dunia pendidikan. Oleh karena itu, setiap masukan dan gagasan yang lahir dalam sidang diharapkan mampu memperkuat kualitas organisasi serta mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di wilayah Banyumas.


"Kegiatan ini merupakan bentuk refleksi dari program-program yang telah dilaksanakan sekaligus menjadi forum untuk menentukan arah program organisasi pada masa mendatang. Semoga hasil konferensi ini mampu memperkuat peran PGRI sebagai organisasi profesi yang terus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan," tutur Hayatun Hikmah.


Konferensi kerja secara resmi dibuka oleh Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota menjadikan organisasi sebagai ruang pengabdian yang dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan. Menurutnya, kekuatan organisasi terletak pada komitmen seluruh anggotanya untuk terus bergerak bersama menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa PGRI harus tetap menjadi organisasi perjuangan yang mampu memperjuangkan kepentingan guru sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.


"Dengan semangat kebersamaan, mari kita kuatkan komitmen untuk berorganisasi. Apa yang kita lakukan melalui PGRI bukan hanya menjadi ikhtiar untuk memajukan pendidikan, tetapi juga menjadi amal kebaikan yang memberikan manfaat di dunia maupun di akhirat. Jadikan organisasi ini sebagai rumah besar yang terus menghadirkan solusi, semangat, dan pengabdian bagi para guru," tegas Sarno sebelum secara resmi membuka Konferensi Kerja Cabang Tahun Pertama Masa Bakti XXIII.


Memasuki agenda utama, konferensi berlangsung melalui tiga tahapan sidang pleno yang dilaksanakan secara sistematis dan demokratis. Sidang Pleno I dipimpin Ketua PGRI Cabang Banyumas, Krisbijantoro, S.Pd., dengan agenda pengesahan tata tertib dan penetapan jadwal persidangan sebagai landasan pelaksanaan seluruh rangkaian konferensi. Selanjutnya, Sidang Pleno II yang dipimpin Aris Budiono, S.Kom., membahas laporan pelaksanaan program kerja tahun kedua Masa Bakti XXIII, sekaligus memaparkan rancangan Program Kerja dan Rencana Anggaran Belanja Organisasi (RABO) Tahun 2026. Dalam sesi tersebut, pengurus menyampaikan berbagai capaian organisasi, evaluasi pelaksanaan program, tantangan yang dihadapi, serta strategi pengembangan organisasi pada periode berikutnya agar semakin adaptif terhadap kebutuhan anggota.


Puncak musyawarah berlangsung dalam Sidang Pleno III yang dipimpin Sugiman, S.Pd. Pada forum ini, peserta dari 17 PGRI ranting memperoleh kesempatan menyampaikan pandangan umum, kritik, saran, serta berbagai aspirasi terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus maupun rancangan program kerja yang diajukan. Seluruh masukan dibahas secara terbuka, kemudian ditanggapi secara komprehensif oleh jajaran pengurus sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas organisasi. Setelah melalui pembahasan yang konstruktif, forum akhirnya menyepakati dan mengesahkan Program Kerja serta Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (RAPBO) Tahun 2026 sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan organisasi selama satu tahun ke depan.


Seluruh rangkaian persidangan berlangsung dinamis, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa budaya musyawarah masih menjadi kekuatan utama PGRI dalam merumuskan kebijakan organisasi. Berbagai gagasan yang muncul tidak hanya berorientasi pada penguatan kelembagaan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru, memperluas perlindungan profesi, mempererat solidaritas antaranggota, serta memperkuat kontribusi organisasi terhadap pembangunan pendidikan di Kabupaten Banyumas. Melalui semangat kolaborasi yang terus dipelihara, PGRI Cabang Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus bergerak mewujudkan guru yang bermutu, profesional, dan berdaya saing. Dengan telah disahkannya program kerja dan anggaran organisasi Tahun 2026, seluruh jajaran pengurus dan anggota siap melanjutkan pengabdian secara lebih terarah, solid, dan inovatif demi menghadirkan pendidikan Banyumas yang semakin maju serta berkontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia yang kuat melalui guru-guru yang hebat.


Kontributor: TAFT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan