Ketua PGRI Cabang Purwojati Buka Pemeriksaan APBO 2025, Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas Organisasi - PGRI KABUPATEN BANYUMAS

Breaking

IKLAN

Iklan

Rabu, 22 Juli 2026

Ketua PGRI Cabang Purwojati Buka Pemeriksaan APBO 2025, Tegaskan Transparansi dan Akuntabilitas Organisasi




PURWOJATI, 22 Juli 2026 — Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Purwojati melaksanakan kegiatan pemeriksaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (APBO) Tahun 2025 di Sekretariat PGRI Cabang Purwojati, Rabu (22/7/2026). 


Kegiatan yang merupakan tindak lanjut hasil Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) tahun pertama tersebut dibuka langsung oleh Ketua PGRI Cabang Purwojati, Rois Sunanto, S.Pd, dengan melibatkan jajaran pengurus cabang, bendahara ranting, pengurus Unit Simpan Pinjam (USP), pengurus Daspen, serta pengelola warung organisasi.


Ketua PGRI Cabang Purwojati, Rois Sunanto, menjelaskan bahwa pemeriksaan keuangan menjadi agenda penting organisasi sebagai bentuk pelaksanaan keputusan Konkercab mengenai evaluasi dan pertanggungjawaban pengelolaan APBO Tahun 2025. Pemeriksaan dilakukan terhadap laporan keuangan seluruh unsur organisasi yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran agar pelaksanaan administrasi dan keuangan berjalan sesuai ketentuan organisasi.


Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut berlangsung di Sekretariat PGRI Cabang Purwojati (eks SMP PGRI Purwojati), Desa Purwojati, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas. Tim pemeriksa terdiri atas Bendahara Ranting SMKN 1 Purwojati, Bendahara Ranting PPAI Purwojati, dan Bendahara Ranting Gerduren, sedangkan peserta yang diperiksa meliputi bendahara ranting, pengurus USP, pengurus Daspen, serta pengelola warung yang diwajibkan membawa laporan keuangan masing-masing.


Ketua PGRI Cabang Purwojati, Rois Sunanto, S.Pd, mengatakan bahwa pemeriksaan APBO merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. "Pemeriksaan APBO Tahun 2025 ini merupakan amanat hasil Konferensi Kerja Cabang yang harus dilaksanakan secara tertib sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi kepada seluruh anggota PGRI," ujarnya saat membuka kegiatan.


Ia menambahkan bahwa seluruh pengurus yang mengelola keuangan organisasi memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk menyusun laporan secara benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, budaya tertib administrasi harus menjadi bagian dari profesionalisme pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.


"Saya berharap seluruh bendahara dan pengelola unit tidak hanya hadir memenuhi undangan, tetapi juga membawa laporan keuangan yang lengkap sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan objektif, terbuka, dan menghasilkan evaluasi yang bermanfaat bagi organisasi," kata Rois Sunanto.


Sekretaris PGRI Cabang Purwojati, Ginanjar Agung Jatmiko, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan surat undangan Nomor 021/Und/33.02.16/VII/2026 yang diterbitkan pada 20 Juli 2026. Menurutnya, surat tersebut merupakan tindak lanjut keputusan organisasi untuk memastikan seluruh pengelolaan APBO Tahun 2025 diperiksa secara menyeluruh.


"Pemeriksaan ini tidak dimaksudkan untuk mencari kesalahan, tetapi menjadi sarana evaluasi, pembinaan, sekaligus memastikan seluruh administrasi keuangan organisasi telah sesuai dengan mekanisme yang berlaku di lingkungan PGRI Cabang Purwojati," tutur Ginanjar Agung Jatmiko.


Selama kegiatan berlangsung, tim pemeriksa melakukan pencocokan laporan administrasi, bukti transaksi, serta dokumen pendukung yang disampaikan masing-masing pengelola keuangan. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi bahan evaluasi kepengurusan serta dasar penyempurnaan tata kelola administrasi keuangan organisasi pada periode berikutnya.


Pemeriksaan APBO Tahun 2025 juga menjadi momentum memperkuat sinergi antarpengurus dalam mewujudkan organisasi yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Melalui evaluasi yang dilakukan secara terbuka, diharapkan setiap unit kerja mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan sehingga kepercayaan anggota terhadap organisasi terus terjaga.


Menutup kegiatan pembukaan, Ketua PGRI Cabang Purwojati kembali mengajak seluruh pengurus menjadikan pemeriksaan keuangan sebagai budaya organisasi yang positif. "Dengan laporan keuangan yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, kita sedang membangun organisasi yang sehat, kuat, dan dipercaya seluruh anggota. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi dasar pengabdian kita di PGRI," pungkas Rois Sunanto.


Kontributor: Neysa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan