JATILAWANG, BANYUMAS - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Jatilawang menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Menulis Aksara Jawa dan Nembang Macapat pada Senin (14/9/2026). Berlokasi di Aula Korwilcam Dindik Jatilawang, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dari seluruh ranting PGRI se-Cabang Jatilawang yang tampak anggun dan kompak mengenakan seragam Batik PGRI Kusuma Bangsa.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Dewan Pembina PGRI Cabang Jatilawang, Surtini, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran panitia dan pengurus PGRI Cabang Jatilawang yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan bernilai positif ini.
"Kegiatan diseminasi bimtek ini memiliki dampak yang sangat luar biasa dalam meningkatkan kompetensi para guru. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di sini dapat segera diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran di sekolah bersama para murid," tegas Surtini saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi.
Kegiatan diseminasi ini merupakan tindak lanjut dari Bimtek tingkat PGRI Kabupaten Banyumas yang telah diikuti oleh perwakilan PGRI Cabang Jatilawang. Langkah strategis ini diambil untuk mentransfer ilmu serta keterampilan penulisan aksara Jawa dan seni nembang Macapat kepada jajaran pendidik di tingkat ranting hingga satuan pendidikan.
Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Jatilawang, Sugeng Eko Sartono, S.Pd.SD., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga eksistensi budaya lokal di tengah gempuran modernisasi. Menurutnya, warisan budaya seperti aksara Jawa dan tembang Macapat menghadapi tantangan serius di era global saat ini.
"Di era globalisasi ini, kita hadapi tantangan di mana anak-anak di sekolah sering kali enggan mempelajari aksara Jawa maupun tembang Macapat. Padahal, ini adalah warisan luhur yang memuat nilai-nilai filosofi kehidupan yang sangat penting," ujar Sugeng Eko Sartono.
Beliau menekankan agar momentum diseminasi ini tidak berhenti sebatas seremonial semata. Harapan besar ditumpukan kepada para guru peserta agar ilmu yang didapat segera diimplementasikan secara nyata di lingkungan sekolah masing-masing.
"Harapan kami, setelah selesai mengikuti diseminasi bimtek hari ini, Bapak dan Ibu guru bisa langsung mengaplikasikannya di sekolah, baik bersama rekan-rekan guru sejawat maupun ditularkan secara interaktif kepada murid-murid," tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung dari pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, para peserta mendapatkan pendalaman materi intensif dari dua narasumber:
1. Laily Maharani, S.Pd. membawakan materi pengenalan aksara Jawa beserta nilai filosofisnya, dilanjutkan dengan kaidah penulisan sandhangan swara, panyigeg wanda, hingga penggunaan pasangan.
2. Lutfi Fitriani, S.Pd.SD. memberikan pemahaman serta teknik dasar nembang Macapat, praktik nembang bersama, hingga strategi implementasi pengajarannya di dalam kelas.
Melalui kegiatan ini, PGRI Cabang Jatilawang berkomitmen untuk terus mendorong para pendidik menjadi garda terdepan dalam merawat, melestarikan, dan menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap kebudayaan Jawa.
Kontributor: Umtikhah Nurul Hijriyah, S.Pd.,M.Pd.- PGRI Cabang Jatilawang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar