Penguatan Sinergi dan Komitmen Organisasi Jadi Fokus Konferensi Kerja PGRI Cabang Tambak 2026 - PGRI KABUPATEN BANYUMAS

Breaking

IKLAN

Iklan

Rabu, 05 Agustus 2026

Penguatan Sinergi dan Komitmen Organisasi Jadi Fokus Konferensi Kerja PGRI Cabang Tambak 2026



Tambak, 4 Agustus 2026 – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Tambak menggelar Konferensi Kerja Cabang Tahun Pertama Masa Bakti XXIII Tahun 2026 dengan mengusung tema “Penguatan Sinergi dan Komitmen Organisasi Profesi yang Terencana, Transparan, dan Berdaya Saing melalui Konferensi Kerja Cabang.” Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat program kerja organisasi sekaligus meningkatkan komitmen seluruh anggota dalam memajukan dunia pendidikan.


Konferensi kerja yang berlangsung di Tambak tersebut dihadiri oleh pengurus PGRI tingkat cabang, perwakilan ranting, serta jajaran PGRI Kabupaten Banyumas. Forum ini menjadi wadah evaluasi dan penyusunan langkah strategis organisasi untuk satu tahun ke depan.


Ketua Panitia, Tri Hidayat, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan konferensi kerja tidak lepas dari kerja sama seluruh panitia dan peserta. 


“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak serta memohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan,” ujarnya.


Ketua PGRI Cabang Tambak, Markoni, S.Pd., mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang selama ini menunjukkan komitmen tinggi dalam membangun organisasi. Ia menilai kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi modal utama bagi kemajuan PGRI Cabang Tambak. 

“Terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota atas kerja sama dan komitmennya dalam memajukan organisasi,” katanya.


Dalam kesempatan yang sama, Markoni juga menegaskan bahwa organisasi selalu terbuka terhadap berbagai masukan yang bersifat membangun. Menurutnya, kritik dan saran merupakan bagian penting dari proses pengembangan organisasi agar semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan anggota. 

“Saran dan kritik terbuka lebar demi kemajuan organisasi yang kita cintai bersama,” tegasnya.


Koordinator Korwilcam Dindik Tambak, Untung Iswanto, S.IP., M.M., menyampaikan bahwa organisasi profesi guru memiliki tanggung jawab besar dalam memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan. Ia menjelaskan bahwa perjuangan utama organisasi adalah meningkatkan profesionalisme guru agar mampu menjawab tantangan zaman. 

“Tugas besar organisasi profesi adalah memperjuangkan peningkatan profesionalisme guru secara berkelanjutan,” ujarnya.


Selain aspek perjuangan profesi, Untung menambahkan bahwa organisasi juga memiliki peran penting dalam bidang ketenagakerjaan. Ia mengatakan bahwa penguatan kompetensi pedagogik, sosial, profesional, dan kepribadian harus terus menjadi perhatian bersama. 

“Empat kompetensi guru harus terus diperkuat agar kualitas layanan pendidikan semakin baik,” katanya.


Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perlindungan terhadap anggota sebagai bagian dari fungsi strategis organisasi profesi. Menurutnya, PGRI harus hadir memberikan pendampingan dan perlindungan ketika anggotanya menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan profesi. 

“Perlindungan terhadap anggota merupakan amanah yang harus dijalankan organisasi secara sungguh-sungguh,” ungkapnya.


Untung juga menyoroti pentingnya perjuangan kesejahteraan bagi seluruh anggota, termasuk guru TK dan PAUD. Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan pendidik harus terus diperjuangkan agar seluruh guru memperoleh kesempatan yang sama dalam meningkatkan kualitas hidup dan profesionalismenya. 

“Kesejahteraan guru TK dan PAUD juga harus menjadi perhatian bersama dalam perjuangan organisasi,” tandasnya.


Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., membuka sambutannya dengan pantun yang disambut antusias peserta. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferensi Kerja PGRI Cabang Tambak yang dinilainya berjalan dengan baik dan penuh semangat kebersamaan. 

“Saya memberikan apresiasi kepada PGRI Cabang Tambak yang telah melaksanakan konferensi kerja ini dengan baik,” ucapnya.


Sarno menjelaskan bahwa konferensi kerja merupakan forum strategis dalam organisasi. Ia menyebutkan bahwa forum tersebut memiliki posisi penting sebagai forum tertinggi kedua setelah konferensi cabang dalam menentukan arah kebijakan organisasi.

“Konferensi kerja merupakan forum tertinggi kedua setelah konferensi cabang yang sangat menentukan perjalanan organisasi,” jelasnya.


Menurut Sarno, PGRI Cabang Tambak selama ini menunjukkan peran aktif dalam berbagai kegiatan di tingkat Kabupaten Banyumas. Ia menilai kontribusi tersebut menjadi bukti bahwa cabang memiliki posisi penting dalam mendukung program-program organisasi yang berdampak bagi pendidikan dan masyarakat. 

“PGRI Cabang Tambak telah menunjukkan peran aktif dan kontribusi nyata dalam berbagai kegiatan di tingkat kabupaten,” katanya.


Pada akhir sambutannya, Sarno mengajak seluruh anggota untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi guru sekaligus memperkuat persatuan dalam organisasi. Ia juga menyinggung berbagai tantangan regulasi yang masih dihadapi pendidik nonformal serta pentingnya mengawal kebijakan pendidikan yang berpihak kepada guru. 

“Selama seragam PGRI masih melekat pada diri kita, mari satukan niat dan komitmen untuk terus berjuang demi guru dan pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya.


*Infokom TCT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan