Konkercab I PGRI Kembaran Kobarkan Semangat Persatuan, Perkuat Sinergi demi Guru Sejahtera dan Pendidikan Bermutu - PGRI KABUPATEN BANYUMAS

Breaking

IKLAN

Iklan

Kamis, 06 Agustus 2026

Konkercab I PGRI Kembaran Kobarkan Semangat Persatuan, Perkuat Sinergi demi Guru Sejahtera dan Pendidikan Bermutu

 

KEMBARAN, BANYUMAS - Semangat memperkuat organisasi profesi guru kembali bergelora di Aula Korwilcam Dindik Kembaran, Kamis (6/8/2026), saat Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kembaran menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) I Masa Bakti XXIII. Forum tertinggi di tingkat cabang setelah konferensi cabang tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun pertama, mempererat soliditas organisasi, sekaligus merumuskan langkah strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan guru dan peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Kembaran. Kegiatan dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Banyumas Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., jajaran Forkopimcam Kembaran, Koordinator Korwilcam Dindik, pengawas, penilik, mantan Ketua PGRI Cabang Kembaran Masa Bakti XXII, pengurus cabang, pengurus harian ranting, serta perwakilan dari 18 ranting se-Kecamatan Kembaran yang mengikuti jalannya persidangan dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.


Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa kekuatan PGRI tidak dibangun dari tingkat pusat semata, melainkan bertumpu pada kekompakan organisasi mulai dari ranting, cabang, kabupaten, hingga nasional. Ia menjelaskan bahwa Konkercab bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyampaikan evaluasi, menyusun program yang relevan, serta memperkuat perjuangan organisasi dalam mengawal berbagai kebijakan pendidikan. Sarno juga menginformasikan bahwa PGRI terus berupaya memperjuangkan kepentingan guru melalui jalur advokasi kebijakan sekaligus menghadirkan program-program nyata yang mampu meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan anggota.




"Konkercab kali ini membawa tiga agenda utama. Di tingkat pusat, PGRI terus bergerak mengawal dan menggolkan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya Pasal 173 Ayat 2 tentang Tunjangan Profesi Guru. Di samping itu, kami juga terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi anggota, salah satunya kerja sama dengan Universitas PGRI Semarang yang membuka kesempatan guru melanjutkan studi S2 dengan biaya yang sangat terjangkau. Ini merupakan bentuk komitmen PGRI untuk terus meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru," tegas Sarno.


Apresiasi terhadap pelaksanaan Konferensi Kerja Cabang juga disampaikan Camat Kembaran, Dwi Nur Wijayanto, M.PP., M.Eng. Menurutnya, PGRI selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kualitas pendidikan di Kecamatan Kembaran. Ia menilai forum Konkercab memiliki arti penting sebagai media evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan sekaligus wahana menyusun langkah-langkah organisasi agar semakin selaras dengan kebutuhan dunia pendidikan. Camat juga mengajak seluruh guru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didik sehingga setiap anak memperoleh hak pendidikan secara optimal.


"Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terbangun dengan sangat baik antara PGRI dan Pemerintah Kecamatan Kembaran. Guru memiliki tanggung jawab besar memastikan seluruh peserta didik mendapatkan pelayanan pendidikan yang terbaik. Melalui forum Konkercab ini saya berharap lahir berbagai gagasan yang mampu memperkuat mutu pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas organisasi PGRI sebagai mitra strategis pemerintah," ujar Dwi Nur Wijayanto.


Ketua PGRI Cabang Kembaran, Endro Yuswanto, M.Pd., menjelaskan bahwa Konferensi Kerja Cabang merupakan amanat organisasi yang harus dimanfaatkan sebagai ruang refleksi, evaluasi, dan penyusunan arah kebijakan organisasi pada tahun berikutnya. Ia mengajak seluruh anggota untuk kembali meneguhkan komitmen sebagai bagian dari organisasi profesi yang memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat pendidikan.


"Mari kita perkuat kembali hati dan komitmen sebagai anggota PGRI. Organisasi ini telah memberikan banyak manfaat bagi guru, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaganya. Konkercab tahun pertama ini harus menjadi ruang bagi seluruh anggota menyampaikan gagasan, kritik, dan masukan yang konstruktif demi kemajuan organisasi dan peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Kembaran," tutur Endro.


Dalam jalannya konferensi, peserta mengikuti pembahasan laporan pelaksanaan program kerja selama tahun pertama masa bakti, mengevaluasi berbagai capaian organisasi, serta mendiskusikan program-program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya. Berbagai masukan dari pengurus ranting mengemuka dalam suasana musyawarah yang demokratis dan penuh semangat kebersamaan. Dinamika diskusi menunjukkan tingginya kepedulian seluruh peserta terhadap keberlangsungan organisasi sekaligus keinginan bersama untuk menghadirkan PGRI yang semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap tantangan dunia pendidikan.


"Forum seperti ini sangat penting karena seluruh pengurus memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan evaluasi maupun usulan program. Dari sinilah organisasi akan tumbuh semakin kuat karena setiap keputusan lahir melalui musyawarah, bukan semata-mata keputusan pengurus cabang. Kebersamaan dan keterbukaan menjadi modal utama membangun PGRI yang semakin dipercaya oleh anggotanya," ungkap salah seorang peserta dalam sesi pembahasan.


Senada dengan semangat tersebut, Hery Supriyatno, M.Pd., mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi hanya dapat dicapai apabila seluruh unsur mampu menjaga kekompakan, saling mendukung, dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Ia menilai tantangan pendidikan yang terus berkembang menuntut organisasi profesi guru untuk semakin adaptif, kreatif, dan inovatif dalam menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan anggota serta perkembangan kebijakan pendidikan nasional.


"Mari kita terus menjaga kekompakan, menggali ide-ide terbaik, saling mendukung, dan memperkuat kolaborasi. Organisasi yang besar lahir dari kebersamaan seluruh anggotanya. Dengan sinergi yang kuat, saya yakin PGRI Cabang Kembaran akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di masa depan," ujar Hery Supriyatno.


Seluruh rangkaian Konferensi Kerja Cabang berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kekeluargaan. Forum tidak hanya menjadi ajang pertanggungjawaban organisasi, tetapi juga mempererat silaturahmi antaranggota serta memperkokoh sinergi antara PGRI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Berbagai rekomendasi yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi pedoman pelaksanaan program kerja organisasi selama satu tahun ke depan sehingga semakin selaras dengan kebutuhan guru dan perkembangan dunia pendidikan.


Melalui terselenggaranya Konkercab I Masa Bakti XXIII, PGRI Cabang Kembaran kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi organisasi profesi yang solid, demokratis, inovatif, dan berpihak kepada kepentingan guru. Dengan semangat kolaborasi, evaluasi berkelanjutan, dan penguatan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, PGRI Cabang Kembaran optimistis mampu menghadirkan program-program yang semakin berkualitas serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pendidikan yang maju, guru yang profesional, dan generasi penerus bangsa yang unggul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan