Dua Gugus, Satu Tekad! Pengurus KKG SD Purwokerto Utara Dikukuhkan, Siap Pacu Kompetensi Guru dan Mutu Pembelajaran - PGRI KABUPATEN BANYUMAS

Breaking

IKLAN

Iklan

Minggu, 30 Agustus 2026

Dua Gugus, Satu Tekad! Pengurus KKG SD Purwokerto Utara Dikukuhkan, Siap Pacu Kompetensi Guru dan Mutu Pembelajaran

 



PURWOKERTO UTARA - Semangat memperkuat profesionalisme guru dan meningkatkan mutu pembelajaran di tingkat sekolah dasar kembali ditegaskan melalui pengukuhan Pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) SD/Guru Kelas SD periode 2026–2028 di Kecamatan Purwokerto Utara. Kegiatan yang berlangsung di Aula Korwilcam Dindik Purwokerto Utara, Senin (10/8/2026), tersebut secara resmi mengukuhkan kepengurusan KKG Gugus Ki Hajar Dewantara dan Gugus Untung Suropati sebagai wadah strategis kolaborasi dan pengembangan kompetensi para pendidik.


Pengukuhan yang dihadiri jajaran kepala sekolah dasar negeri maupun swasta serta pengurus KKG se-Kecamatan Purwokerto Utara itu menjadi momentum penting untuk memastikan roda organisasi guru berjalan lebih terarah dan mampu menjawab kebutuhan pembelajaran yang terus berkembang. Kepengurusan baru tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan tertanggal 13 Juni 2026 dan akan mengemban amanah selama periode 2026–2028. Kehadiran dua kepengurusan gugus ini diharapkan tidak hanya menjadi kelengkapan organisasi, tetapi benar-benar menjadi ruang tumbuh bersama bagi guru dalam meningkatkan kompetensi, bertukar pengalaman, dan mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih efektif.


Dalam struktur kepengurusan Gugus Ki Hajar Dewantara, Koordinator Korwilcam Dindik Purwokerto Utara, Djahid, S.Pd.SD., dipercaya sebagai penasihat. Kepemimpinan gugus dipercayakan kepada Wahyu Widiyanto, S.Pd. dari SDN 1 Grendeng sebagai ketua, didampingi Melly Hauliyah, S.Pd. dari SDN 2 Pabuwaran sebagai sekretaris dan Farah Kartika Sari, S.Pd. dari SDN 1 Sumampir sebagai bendahara. Susunan tersebut diharapkan mampu menjadi kekuatan baru dalam menggerakkan program KKG secara aktif, terencana, dan berkelanjutan.


Sementara itu, Gugus Untung Suropati juga menghadirkan komposisi kepengurusan baru dengan Djahid, S.Pd.SD. selaku penasihat. Visi Nurhayati, S.Pd., M.Pd. dari SDN 2 Bobosan dipercaya menjadi ketua, Nurtia Lestari, S.Pd., M.Pd. dari SDN 4 Bancarkembar sebagai sekretaris, serta Muslimah, S.Pd. dari SDN 4 Purwanegara sebagai bendahara. Kehadiran kepengurusan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat komunikasi antarguru sekaligus membangun budaya berbagi pengetahuan yang semakin terbuka di lingkungan sekolah dasar.


Dalam arahannya, Koordinator Korwilcam Dindik Purwokerto Utara, Djahid, S.Pd.SD., memberikan apresiasi terhadap para pengurus yang telah menerima amanah dan siap menjalankan tugas organisasi. Ia menilai keberadaan KKG memiliki posisi strategis dalam membangun iklim kolaboratif di antara guru, terutama dalam menghadapi tuntutan peningkatan kualitas pembelajaran. 


“KKG harus menjadi ruang bagi guru untuk saling berbagi praktik baik, berdiskusi, menyusun perangkat pembelajaran, dan mengembangkan inovasi pedagogis yang benar-benar berdampak terhadap pembelajaran murid,” tegasnya.


Menurut Djahid, tantangan pendidikan saat ini menuntut guru untuk tidak berhenti pada rutinitas mengajar, tetapi terus belajar dan melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran yang telah dilaksanakan. Karena itu, KKG diharapkan mampu menjadi tempat bagi guru untuk menemukan solusi atas berbagai persoalan pembelajaran melalui diskusi, kolaborasi, dan pertukaran pengalaman. Dengan demikian, hasil kegiatan KKG tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat diterapkan secara nyata di kelas dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.


Penguatan peran KKG juga ditopang dengan pembentukan tim pemandu materi untuk kelas I hingga kelas VI di masing-masing gugus. Tim tersebut diharapkan mampu membantu menggerakkan kegiatan pengembangan profesional guru berdasarkan kebutuhan pada setiap jenjang kelas. Melalui mekanisme tersebut, berbagai persoalan terkait penyusunan perangkat ajar, strategi pembelajaran, asesmen, hingga inovasi pedagogis dapat dibahas secara lebih terarah. 


“Dengan tim pemandu materi kelas I sampai VI yang sudah dibentuk, kami berharap KKG mampu menjadi motor penggerak transformasi pembelajaran yang berpihak pada murid,” ujar Djahid.


Pengukuhan itu sekaligus menandai dimulainya periode baru bagi KKG Gugus Ki Hajar Dewantara dan Gugus Untung Suropati untuk menyusun serta melaksanakan berbagai program peningkatan kompetensi guru. Forum KKG diharapkan dapat memperkuat budaya sharing best practice, sehingga pengalaman baik yang telah dilakukan seorang guru dapat menjadi inspirasi dan dikembangkan oleh guru lainnya. Kolaborasi semacam ini dinilai penting untuk mengurangi kesenjangan praktik pembelajaran sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan lingkungan sekolah masing-masing.


Dengan dikukuhkannya dua kepengurusan tersebut, Korwilcam Dindik Purwokerto Utara menaruh harapan besar agar KKG tidak sekadar menjadi organisasi yang menjalankan agenda rutin, melainkan menjadi pusat pengembangan profesionalisme guru yang hidup, produktif, dan responsif terhadap perubahan. Kepengurusan periode 2026–2028 diharapkan mampu membangun komunikasi yang kuat, memperluas kolaborasi, serta menghasilkan program yang berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran. Dari Gugus Ki Hajar Dewantara dan Gugus Untung Suropati, semangat guru untuk terus belajar dan berbagi diharapkan semakin kuat, sehingga peningkatan kompetensi pendidik dapat berjalan beriringan dengan terwujudnya pembelajaran yang berkualitas dan berpihak pada murid.


Pewarta: Nurtia Lestari, S.Pd., M.Pd.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan