Rapatkan Barisan demi Masa Depan Bangsa: PGRI Cabang Jatilawang Teguhkan Solidaritas dan Dedikasi Guru untuk Pendidikan Berkarakter - PGRI KABUPATEN BANYUMAS

Breaking

IKLAN

Iklan

Senin, 25 Mei 2026

Rapatkan Barisan demi Masa Depan Bangsa: PGRI Cabang Jatilawang Teguhkan Solidaritas dan Dedikasi Guru untuk Pendidikan Berkarakter


Jatilawang, Senin (25/5/2026) — Semangat persatuan dan komitmen memajukan pendidikan kembali digaungkan dalam pelaksanaan Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) Tahun Pertama Masa Bakti XXIII PGRI Cabang Jatilawang yang digelar pada Senin, 25 Mei 2026. Forum tahunan tersebut menjadi momentum strategis bagi organisasi guru di Kecamatan Jatilawang untuk memperkuat solidaritas, menyusun program kerja organisasi, serta meningkatkan peran aktif guru dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, profesional, dan berkarakter di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang.


Kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat organisasi itu dihadiri oleh perwakilan pengurus dari 13 ranting PGRI se-Cabang Jatilawang. Kehadiran seluruh unsur organisasi menunjukkan kuatnya komitmen para guru dalam menjaga eksistensi organisasi profesi sebagai wadah perjuangan dan pengabdian bagi para pendidik. Sejak awal acara, para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang menjadi forum evaluasi sekaligus arah baru perjalanan organisasi pada masa bakti tahun pertama.


Ketua Panitia kegiatan, Maryono, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan konferensi kerja cabang merupakan agenda penting organisasi yang tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi program, tetapi juga sebagai sarana mempererat komunikasi dan koordinasi antar pengurus ranting maupun cabang. Ia juga memberikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta yang dinilai menjadi bukti nyata kepedulian dan loyalitas anggota terhadap keberlangsungan organisasi PGRI di wilayah Jatilawang.


Ketua PGRI Cabang Jatilawang, Sugeng Eko Sartono, S.Pd.SD., kemudian menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan organisasi selama satu tahun masa bakti berjalan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai program kerja yang telah terlaksana, mulai dari kegiatan penguatan organisasi, pembinaan anggota, hingga partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan seluruh anggota organisasi.


“Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah bersama-sama berjuang memajukan PGRI Cabang Jatilawang. Laporan kegiatan selama satu tahun ini dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya. Saya berharap seluruh guru tetap menjaga semangat untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan PGRI ke depan,” ujar Sugeng Eko Sartono di hadapan peserta konferensi.


Konferensi kerja cabang tersebut menjadi semakin bermakna dengan hadirnya Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., beserta jajaran pengurus tingkat kabupaten. Kehadiran pimpinan organisasi tingkat kabupaten itu tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap perkembangan organisasi di tingkat cabang. Dalam kesempatan tersebut, Sarno secara resmi membuka jalannya Konferensi Kerja Cabang Tahun Pertama Masa Bakti XXIII sekaligus memberikan arahan strategis kepada seluruh peserta.


Dalam sambutannya, Sarno menegaskan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini membutuhkan kekuatan organisasi yang solid dan kompak. Menurutnya, guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi profesional, tetapi juga harus mampu menjaga semangat kebersamaan dan dedikasi dalam menjalankan tugas mendidik generasi bangsa. Ia mengingatkan bahwa PGRI harus menjadi organisasi yang terus hadir memperjuangkan kepentingan guru sekaligus menjaga kualitas pendidikan nasional.


“Guru harus merapatkan barisan. Kita harus kompak dan menunjukkan dedikasi yang bagus di lapangan. Pelihara terus semangat menyala untuk memajukan Pendidikan Indonesia,” tegas Sarno yang disambut tepuk tangan para peserta konferensi.


Melalui forum Konkercab ini, seluruh peserta juga menyepakati berbagai program strategis organisasi untuk tahun mendatang. Fokus program diarahkan pada peningkatan kompetensi guru, perlindungan profesi, penguatan solidaritas anggota, serta optimalisasi peran guru sebagai agen perubahan moral dan karakter peserta didik. Selain itu, kolaborasi antar ranting dan pengurus cabang akan terus diperkuat agar organisasi mampu bergerak lebih adaptif dan responsif terhadap berbagai tantangan pendidikan di era modern.


Di akhir kegiatan, seluruh pengurus dan anggota yang hadir menyatukan tekad untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat pengabdian terhadap dunia pendidikan. Semangat solidaritas yang tercermin sepanjang jalannya konferensi menjadi bukti bahwa guru-guru di Jatilawang memiliki komitmen besar dalam membangun pendidikan yang lebih baik. Dengan semangat persatuan yang kokoh, PGRI Cabang Jatilawang siap terus bergerak, berkarya, dan mengabdi demi kemajuan pendidikan berkarakter di Kecamatan Jatilawang serta ikut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.


Jatilawang, Senin (25/5/2026) — Semangat persatuan dan komitmen memajukan pendidikan kembali digaungkan dalam pelaksanaan Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) Tahun Pertama Masa Bakti XXIII PGRI Cabang Jatilawang yang digelar pada Senin, 25 Mei 2026. Forum tahunan tersebut menjadi momentum strategis bagi organisasi guru di Kecamatan Jatilawang untuk memperkuat solidaritas, menyusun program kerja organisasi, serta meningkatkan peran aktif guru dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, profesional, dan berkarakter di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang.


Kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat organisasi itu dihadiri oleh perwakilan pengurus dari 13 ranting PGRI se-Cabang Jatilawang. Kehadiran seluruh unsur organisasi menunjukkan kuatnya komitmen para guru dalam menjaga eksistensi organisasi profesi sebagai wadah perjuangan dan pengabdian bagi para pendidik. Sejak awal acara, para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang menjadi forum evaluasi sekaligus arah baru perjalanan organisasi pada masa bakti tahun pertama.


Ketua Panitia kegiatan, Maryono, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan konferensi kerja cabang merupakan agenda penting organisasi yang tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi program, tetapi juga sebagai sarana mempererat komunikasi dan koordinasi antar pengurus ranting maupun cabang. Ia juga memberikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta yang dinilai menjadi bukti nyata kepedulian dan loyalitas anggota terhadap keberlangsungan organisasi PGRI di wilayah Jatilawang.


Ketua PGRI Cabang Jatilawang, Sugeng Eko Sartono, S.Pd.SD., kemudian menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan organisasi selama satu tahun masa bakti berjalan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai program kerja yang telah terlaksana, mulai dari kegiatan penguatan organisasi, pembinaan anggota, hingga partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan seluruh anggota organisasi.


“Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah bersama-sama berjuang memajukan PGRI Cabang Jatilawang. Laporan kegiatan selama satu tahun ini dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya. Saya berharap seluruh guru tetap menjaga semangat untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan PGRI ke depan,” ujar Sugeng Eko Sartono di hadapan peserta konferensi.


Konferensi kerja cabang tersebut menjadi semakin bermakna dengan hadirnya Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si., beserta jajaran pengurus tingkat kabupaten. Kehadiran pimpinan organisasi tingkat kabupaten itu tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap perkembangan organisasi di tingkat cabang. Dalam kesempatan tersebut, Sarno secara resmi membuka jalannya Konferensi Kerja Cabang Tahun Pertama Masa Bakti XXIII sekaligus memberikan arahan strategis kepada seluruh peserta.


Dalam sambutannya, Sarno menegaskan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini membutuhkan kekuatan organisasi yang solid dan kompak. Menurutnya, guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi profesional, tetapi juga harus mampu menjaga semangat kebersamaan dan dedikasi dalam menjalankan tugas mendidik generasi bangsa. Ia mengingatkan bahwa PGRI harus menjadi organisasi yang terus hadir memperjuangkan kepentingan guru sekaligus menjaga kualitas pendidikan nasional.


“Guru harus merapatkan barisan. Kita harus kompak dan menunjukkan dedikasi yang bagus di lapangan. Pelihara terus semangat menyala untuk memajukan Pendidikan Indonesia,” tegas Sarno yang disambut tepuk tangan para peserta konferensi.


Melalui forum Konkercab ini, seluruh peserta juga menyepakati berbagai program strategis organisasi untuk tahun mendatang. Fokus program diarahkan pada peningkatan kompetensi guru, perlindungan profesi, penguatan solidaritas anggota, serta optimalisasi peran guru sebagai agen perubahan moral dan karakter peserta didik. Selain itu, kolaborasi antar ranting dan pengurus cabang akan terus diperkuat agar organisasi mampu bergerak lebih adaptif dan responsif terhadap berbagai tantangan pendidikan di era modern.


Di akhir kegiatan, seluruh pengurus dan anggota yang hadir menyatukan tekad untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat pengabdian terhadap dunia pendidikan. Semangat solidaritas yang tercermin sepanjang jalannya konferensi menjadi bukti bahwa guru-guru di Jatilawang memiliki komitmen besar dalam membangun pendidikan yang lebih baik. Dengan semangat persatuan yang kokoh, PGRI Cabang Jatilawang siap terus bergerak, berkarya, dan mengabdi demi kemajuan pendidikan berkarakter di Kecamatan Jatilawang serta ikut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.


Kontributor: Umtikhah Nurul Hijriyah, S.Pd., M.Pd._PGRI Cabang Jatilawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan