Sejak pagi hari, seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Lingkungan sekolah dipenuhi warna-warni busana adat serta karya kreatif siswa yang mencerminkan keberagaman budaya dan daya imajinasi yang berkembang di kalangan peserta didik, menjadikan suasana semakin hidup dan inspiratif.
Kepala SDN 1 Banjarsari, Suyati, S.Pd., menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda.
“Peringatan Hari Kartini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini kepada seluruh siswa,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan pawai yang diikuti para siswa mengenakan pakaian adat dan kostum menarik. Dengan penuh percaya diri, mereka berjalan mengelilingi lingkungan sekolah, menunjukkan keberanian tampil di depan publik sekaligus mengekspresikan identitas budaya sejak usia dini.
Fashion show menjadi salah satu rangkaian acara yang paling dinanti. Para siswa tampil di hadapan guru dan teman-teman dengan percaya diri, memperagakan busana yang dikenakan dengan gaya yang mengundang decak kagum serta apresiasi dari para penonton.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh rasa percaya diri, semangat emansipasi, dan kreativitas dalam diri anak-anak,” lanjut Suyati.
Selain itu, lomba menggambar dan mewarnai memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat seni mereka. Berbagai karya yang dihasilkan menampilkan ragam tema, mulai dari sosok Kartini hingga ilustrasi kehidupan sehari-hari yang penuh warna dan makna.
Penanggung jawab kegiatan, Asih Aryanti, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai partisipasi aktif siswa, guru, dan orang tua menjadi kunci keberhasilan acara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan lancar dan penuh makna,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Setiap rangkaian acara memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri, baik dalam hal keberanian tampil maupun kemampuan berekspresi.
“Kami berharap nilai-nilai perjuangan Kartini dapat tertanam dalam diri siswa, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang berani, kreatif, dan mampu menghargai peran perempuan dalam kehidupan,” tutupnya.
Kontributor: TAFT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar