SOKARAJA - Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Sokaraja melaksanakan kegiatan Tebar Benih Ikan di Sungai Berem, Desa Banjaranyar, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, pada Jumat, 2 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Pramuka terhadap pelestarian lingkungan dan sumber daya alam, sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pramuka, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 peserta yang terdiri atas unsur Mabiran Kwarran Sokaraja, pengurus kwarran, perwakilan TNI dan Polri, Pramuli Sokaraja, serta masyarakat Desa Banjaranyar. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan bahwa pelestarian sungai tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor yang berkelanjutan.
Ketua Mabiran Harian Kwarran Sokaraja, Drs. Suhartono, M.MPd, yang secara resmi membuka kegiatan, menegaskan bahwa aksi tebar benih ikan memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
“Melalui kegiatan tebar benih ikan ini, kami berharap tumbuh kepedulian bersama untuk menjaga kelestarian Sungai Berem sebagai aset lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Selain Ketua Mabiran Harian, kegiatan ini juga dihadiri oleh Mabiran Kwarran Sokaraja yang diwakili Adi Pramono, S.Sos, Kapolsek Sokaraja yang diwakili Aipda Hary, Danramil Sokaraja Kapten Infanteri Sudarmono, serta jajaran pengurus Kwarran Sokaraja, di antaranya Ketua Kwarran Suratman, S.Pd.Jas, dan para wakil ketua bidang. Kehadiran mereka memperkuat legitimasi dan dukungan kelembagaan terhadap program lingkungan Pramuka.
Ketua Kwarran Sokaraja, Suratman, S.Pd.Jas, dalam sambutannya menekankan bahwa peran Pramuka tidak hanya terbatas pada pembinaan karakter generasi muda, tetapi juga aksi nyata menjaga alam.
“Tebar benih ikan di Sungai Berem ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan wujud komitmen Pramuka Sokaraja dalam menjaga kelestarian ikan endemik dan keseimbangan ekosistem sungai,” tegasnya.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tebar benih ikan melem yang dilakukan secara bersama-sama di aliran Sungai Berem. Prosesi ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kepedulian kolektif terhadap keberlangsungan ekosistem sungai yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Desa Banjaranyar.
Apresiasi juga datang dari masyarakat setempat melalui Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Desa Banjaranyar, Gatot. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dengan upaya menjaga kelestarian sungai yang menjadi sumber penghidupan warga.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pramuka Sokaraja. Kegiatan ini memberi motivasi bagi masyarakat untuk ikut menjaga sungai agar tetap lestari,” ungkapnya.
Secara tidak langsung, kegiatan tebar benih ikan ini juga berfungsi sebagai edukasi lingkungan bagi masyarakat dan anggota Pramuka, khususnya terkait pentingnya menjaga habitat ikan endemik dan mencegah kerusakan ekosistem sungai. Sungai Berem diharapkan dapat terus dimanfaatkan secara bijak tanpa mengorbankan keberlanjutan alam.
Melalui kegiatan ini, Pramuka Sokaraja menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam aksi-aksi pengabdian masyarakat yang berdampak nyata. Sinergi antara Pramuka, pemerintah, aparat, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga Sungai Berem tetap lestari sebagai sumber daya alam berkelanjutan bagi generasi sekarang dan yang akan datang.
Kontributor : Sutriono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar