Sokaraja - Lomba Sambung Lagu yang digelar PGRI Cabang Sokaraja dalam rangka HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 berlangsung meriah dan penuh tawa pada Selasa, 11 November 2025 di Aula Graha Wiyata Korwilcam Dindik Sokaraja. Kegiatan yang diikuti tim-tim dari seluruh ranting ini menjadi ajang kreatif sekaligus ruang mempererat kebersamaan para guru.
“Kami ingin membuat perayaan ini lebih hidup dan berkesan,” ujar panitia.
Acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang tersebut dihadiri berbagai tokoh PGRI dan pemerintah kecamatan. Ketua PGRI Cabang Sokaraja, Mujiyatno, S.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan seni seperti ini penting untuk memupuk keakraban antarguru.
“Lomba ini bukan hanya hiburan, tetapi ruang untuk memperkuat silaturahmi serta mengasah bakat seni para guru,” tuturnya.
Selain itu, Penasehat PGRI Cabang Sokaraja, Drs. Suhartono, M.MPd., menambahkan bahwa antusiasme para peserta menunjukkan kuatnya semangat organisasi. Ia mengapresiasi penyelenggaraan lomba yang dinilai mampu meningkatkan motivasi para anggota.
“Ini kegiatan positif yang harus terus dilanjutkan,” katanya dengan penuh semangat.
Kemeriahan semakin terasa saat Camat Sokaraja, Sunarno, SH., M.AP., secara resmi membuka lomba dan menyampaikan pentingnya kreativitas sebagai bagian dari perayaan Hari Guru Nasional. Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran tidak hanya dalam pembelajaran, tetapi juga sebagai teladan dalam berekspresi.
“Guru bukan hanya pendidik, tetapi juga teladan dalam berkarya,” ungkapnya.
Setiap tim kemudian tampil bergantian membawakan lagu sesuai undian, menghadirkan suasana yang memadukan tawa, tepuk tangan, dan rasa haru. Para peserta menyambung lirik lagu dengan penuh ekspresi dan kekompakan, termasuk Wasis Yuliono, S.Pd., yang menyebut kegiatan ini sangat menghibur.
“Ajang ini menjadi wadah bagi guru untuk mengekspresikan bakat seni di ranting masing-masing,” ujarnya selepas tampil.
Usai seluruh penampilan, juri yang diketuai Sri Mujiati, S.Pd., mengumumkan hasil penilaian berdasarkan ketepatan lirik, harmoni vokal, dan kekompakan. Ranting PGRI Sokaraja Lor dan Karangduren meraih juara 3 dengan nilai 270, disusul Ranting 14 IGTKI Sokaraja Barat sebagai juara 2 dengan nilai 280. Juara 1 berhasil direbut Ranting PGRI Sokaraja Wetan dengan nilai 290.
“Semua peserta sudah tampil luar biasa,” ucap ketua juri.
Kegiatan ditutup dengan suasana ceria dan penuh kebanggaan, menegaskan bahwa kreativitas dan kekompakan terus menjadi identitas kuat PGRI Cabang Sokaraja. Lomba ini bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan para pendidik dalam merayakan hari istimewa mereka.
Kontributor: Sutriono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar