Lumbir_Suasana hangat Idulfitri masih terasa kuat di lingkungan pendidikan Kecamatan Lumbir saat keluarga besar Korwilcam Dindik Lumbir menggelar Silaturahmi Idulfitri pada Selasa, 31 Maret 2026. Bertempat di KPRI Dwija Usaha, kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.30 WIB itu berjalan penuh keakraban, khidmat, dan makna kebersamaan.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang saling memaafkan setelah Ramadan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan berbagai unsur pendidikan, pemerintahan, dan organisasi profesi. Melalui momentum ini, terbangun kembali semangat kolektif untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan di wilayah Lumbir.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimcam Lumbir, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, PGRI Kabupaten Banyumas, kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Kehadiran lintas unsur ini menjadikan acara tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga reflektif dan penuh nilai kebersamaan.
Sejak awal acara, suasana kekeluargaan tampak begitu kental. Para peserta saling menyapa, berjabat tangan, dan berbincang santai, menciptakan nuansa yang lebih cair dibandingkan kegiatan formal kedinasan. Momen ini menjadi ruang penting untuk merawat hubungan antarpersonal yang selama ini terbangun dalam konteks pekerjaan.
Ketua panitia, Supono, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. Ia juga secara langsung memohon maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan kegiatan, seraya berharap silaturahmi ini membawa keberkahan dan memperkuat kekompakan.
Ikrar silaturahmi disampaikan oleh Tasirin yang menegaskan pentingnya saling memaafkan dalam kehidupan. Ia menyampaikan bahwa dalam ajaran agama, hubungan antarmanusia tidak akan tuntas tanpa adanya saling memaafkan. “Kami memohon maaf kepada semuanya, semoga kita dapat mengambil hikmah dari ibadah Ramadan,” ujarnya.
Secara tidak langsung, pernyataan tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Idulfitri menjadi momentum untuk melanjutkan proses perbaikan diri sekaligus menjaga kebersihan hati dalam interaksi sosial.
Koordinator Korwilcam Dindik Lumbir, Arifin Nur Haryadi, juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan kelembagaan. Ia menuturkan bahwa dalam perjalanan tugas, tidak menutup kemungkinan terjadi kekhilafan, sehingga momen silaturahmi menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki hubungan.
Sementara itu, Camat Lumbir, Wardoyo, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan. Ia secara langsung menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengakui masih adanya kekurangan dalam pelayanan kepada masyarakat.
Dari unsur organisasi profesi, Prio Wibowo menyampaikan salam dari PGRI Kabupaten Banyumas. Ia menjelaskan secara tidak langsung bahwa ketua PGRI berhalangan hadir karena agenda yang bersamaan, namun tetap memberikan dukungan terhadap kegiatan di Lumbir.
Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Yusep Kurniawan, menyebut kegiatan ini sebagai ajang reuni baginya. Ia juga menyampaikan informasi bahwa pada tahun 2026 akan ada rekrutmen CPNS dan upaya optimalisasi PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu.
Puncak acara diisi tausiyah oleh Musmuallim yang mengajak peserta menjaga semangat ibadah pasca-Ramadan. Ia menegaskan pentingnya tidak menduakan Tuhan, berbakti kepada orang tua, serta menjaga hubungan baik dengan sesama. Menurutnya, silaturahmi adalah momen terbaik untuk menyelesaikan persoalan dan membersihkan hati, sehingga kegiatan ini menjadi penguat spiritual sekaligus sosial bagi seluruh peserta.
Kontributor : Andi Dwi Atmoko, S.Pd. (Sekretaris PGRI Cabang Lumbir)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar