KARANGLEWAS - SD Negeri 1 Kediri, Korwilcam Dindik Karanglewas, Kabupaten Banyumas, mengemas hari kedua peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan rangkaian kegiatan edukatif dan religius pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini memadukan pembelajaran demokrasi melalui pelantikan OSI-SD dengan penguatan nilai spiritual lewat gema sholawat, sehingga menghadirkan suasana khidmat sekaligus meriah.
“Kami ingin momen keagamaan ini menjadi sarana pembentukan karakter siswa secara utuh,” ujar Kepala SDN 1 Kediri, Candra Septo Rinoaji, S.Pd., M.Pd.
Sebelum acara inti keagamaan dimulai, sekolah menggelar pelantikan pengurus OSI-SD periode terbaru sebagai bagian dari simulasi demokrasi sejak dini. Sebanyak 12 siswa terpilih dilantik secara resmi di hadapan seluruh warga sekolah, menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru.
“Pelantikan ini adalah tindak lanjut dari proses pemilihan yang demokratis dan transparan,” ungkap Candra Septo Rinoaji dalam sambutannya.
Pelantikan OSI-SD tidak diposisikan sebagai seremoni semata, melainkan wahana pembelajaran nyata tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan tata kelola organisasi. Melalui struktur OSI-SD, siswa didorong untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan sekolah dan belajar mengambil keputusan bersama.
“Kami ingin siswa memahami bagaimana demokrasi bekerja melalui pengalaman langsung, bukan hanya teori di kelas,” tegas Candra.
Usai pelantikan, suasana kegiatan beralih menjadi religius dan syahdu saat gema sholawat menggema di halaman sekolah. Grup hadroh “Kholillurohman Junior” tampil memimpin lantunan sholawat yang diikuti antusias oleh seluruh siswa.
“Sholawat ini menjadi media menanamkan cinta kepada Rasulullah dengan cara yang menyenangkan bagi anak-anak,” tutur pembina hadroh, Dedi Tri Hantoro.
Penampilan hadroh yang enerjik namun khusyuk membuat para siswa larut dalam lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Wajah-wajah ceria tampak saat siswa bersenandung bersama, menciptakan atmosfer religius yang membekas.
“Kami melihat anak-anak sangat menikmati dan menghayati sholawat, ini penting untuk pembinaan spiritual mereka,” ujar salah satu guru pendamping.
Kepala sekolah menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan atas terselenggaranya kegiatan secara tertib dan bermakna. Menurutnya, keberhasilan acara merupakan buah kolaborasi solid seluruh elemen sekolah.
“Ini hasil kerja keras dan kerja cerdas bersama, dari perencanaan hingga pelaksanaan,” kata Candra Septo Rinoaji.
Lebih lanjut, pihak sekolah menaruh harapan besar agar kegiatan serupa terus dikembangkan sebagai ciri khas pembelajaran karakter di SDN 1 Kediri. Integrasi nilai demokrasi dan religius diyakini mampu membentuk siswa yang berakhlak mulia dan berjiwa kepemimpinan.
“Kami berharap SDN 1 Kediri terus menjadi sekolah pilihan masyarakat dan jumlah murid semakin meningkat,” tambahnya.
Rangkaian peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini juga dimaknai sebagai momentum refleksi bagi seluruh warga sekolah. Nilai-nilai yang ditanamkan meliputi perbaikan akhlak, peningkatan disiplin ibadah, serta kepedulian sosial.
“Pesan moral inilah yang ingin kami bawa pulang dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap salah satu guru.
Dengan pelantikan OSI-SD dan gema sholawat yang berjalan beriringan, SDN 1 Kediri menegaskan komitmennya dalam menanamkan demokrasi dan cinta Rasul sejak dini. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembentukan karakter siswa yang religius, demokratis, dan bertanggung jawab di masa depan.
“Inilah pendidikan karakter yang kami perjuangkan,” pungkas Candra Septo Rinoaji.
Kontributor : Sayyidati Musarofah Nuraeni, S.Pd.I
Tidak ada komentar:
Posting Komentar